Headlines News :
Home » , , , » Cara Tepat Memilih Sekolah Untuk Anak

Cara Tepat Memilih Sekolah Untuk Anak

Written By MTs Rifa'iyah Wonokerto I Ponpes Faidlul Qodir I on Selasa, 27 November 2012 | 11/27/2012 01.23.00 AM

MTs Rifa’iyah Wonokerto – Artikel ini akan membahas tentang cara tepat memilih sekolah untuk anak. Akhir-akhir ini tidak sedikit sekolahan yang disediakan untuk jenjang pertama siswa selepas dari tingkat dasar yaitu SD. Tiap-tiap sekolahan mempunyai kurikulum, cara pendekatan dan pengajaran serta nilai-nilai yang sangat beragam. Banyak pandangan dan pendapat baru yang bermunculan mengenai pendidikan yang tepat untuk anak.

Pendekatan bagamana anak bisa belajar secara aktif dengan tidak mengandalkan pada kemampuan pada pengerjaan soal tes saja, tetapi lebih menekankan pada perangsangan keingintahuan anak yang lebih penting untuk diterapkan, karena pada hakikatnya seorang anak sangat membutuhkan sekolahan yang bisa mengembangkan beragam potensi yang dimilikinya.

Sebagai orangtua, tentu tidak akan tahu secara pastinya sebenarnya tantangan apa nantinya yang akan dihadapi anaknya kelak besar nanti? Maka dari itu, lingkungan sekolah dan kualitas sekolahan dibutuhkan oleh anak sebagai upaya untuk membentuk dan mencetak anak menjadi seorang pembelajar sejati yang nantinya akan senantiassa terus belajar dan belajar untuk sepanjang hidupnya. Dengan demikian, maka anak akan merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan di kemudian hari.

Cara Tepat Memilih Sekolah Untuk Anak – Tips Cara Mengetahui Kualitas Sekolah
Berikut ini adalah tips bagaimana cara mengetahui kualitas sekolah yang bisa dianggap baik secara umum:

Pertama, kita harus terlebih dahulu mengetahui akan kebutuhan psikologis anak dan perkembangannya, misalnya: kebutuhan anak untuk merasa bahwa dirinya mampu. Jadi, cek sekolah tersebut apakah nantinya akan memberikan kesempatan kepada siswanya untuk bebas melakukan kebiasaan (baik)nya, atau apakah pihak sekolah dapat memberikan kesempatan kepada siswa agar bisa mengikuti kompetisi/perlombaan apapun meskipun si siswa tidak begitu pintar dan berprestasi?

Kedua, sekolah yang akan kita pilih harus bisa memenuhi kebutuhan akan individual anak atau si siswa. Maksudnya adalah sekolah harus bisa mengetahui akan kebutuhan setiap individu siswanya. Kebutuhan ini bisa dilihat dari bagaimana siswa dalam memahami dan menangkap keterangan materi dari seorang gurunya, karena setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Bagi siswa yang gaya belajarnya audio (pendengaran), mungkin dengan hanya mendengarkan keterangan guru tanpa harus melihat ke papan tulis pun akan bisa dan paham, tetapi bagi siswa yang memiliki gaya belajar visual tentu (harus melihat) keterangan guru secara mendetail.

Ketiga, kita harus mengecek apakah sekolah yang akan menjadi pilihan siswa atau anak kita mampu menjalankan visi dan misi sekolah tidak. Apakah sekolah itu memiliki tujuan untuk mewujudkan generasi dengan nilai ujian yang baik atau membentuk anak-anak mempunyai kemampuan belajar (menganalisis, menyelesaikan masalahnya secara mandiri) sehingga bisa menjadi seorang pelajar yang mandiri?

Cara Tepat Memilih Sekolah Untuk Anak – Cek Keadaan Sekolah
Jika tips tersebut sudah dipenuhi, maka kita tinggal berkeliling ke sekolah itu untuk mengetahui situasi dan kondisi sekolah. Berikut ini adalah yang harus dipenuhi oleh sekolah:

Poin 1. Pengaturan Kelas. Kelas yang bisa dikategorikan baik adalah yang luas sehingga akan mencukupi ruang gerak para siswanya, ada ventilasi untuk pertukaran udara, dan di ruang kelas tersebut aktif terjadi interaksi antara pengajar/guru dengan para siswanya dalam artian tidak pasif guru menerangkan materi bertele-tele kepada siswa, tetapi guru berusaha untuk menjadikan agar suasana kelas aktif (misal: dengan menyediakan waktu untuk bertanya bagi siswa, membentuk kelompok siswa untuk memecahkan permasalahan dan sebagainya).

Poin 2. Dinding Kelas. Cobalah lihat dinding sekolah itu, apakah di sana banyak kreasi atau karya siswa? Setelah itu cek juga apakah dari karya yang dipajang beragam (baik, jelek) atau hanya karya yang paling baik saja yang dipajang. Jika di sana dijumpai karya semua siswa baik yang bagus atau jelek, berarti sekolah itu mampu untuk menghargai dan memahami kemampuan siswa.

Poin 3. Wajah Siswa di Kelas. Coba perhatikan wajah para siswa saat di kelas. Apakah mereka menunjukkan mimik penuh dengan kecemasan atau cemberut, atau bermuka sedih penuh ketakutan? Jika demikian berarti cara mendidik guru tidak berhasil, karena bisa jadi guru yang mengajar juga menunjukkan wajah masam, pemarah atau sering menyalah-nyalahkan siswanya pada saat siswa tidak bisa mengerjakan tugas yang diberikan. Sebaliknya, jika siswa berwajah ceria dan semangat, pertanda guru sukses dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM)nya.

Poin 4. Lingkungan Sekolah. Poin ini sangat penting untuk diperhatikan. Pilihlah sekolah yang lingkungannya jauh dari kebisingan dan kegaduhan (suara kendaraan, pabrik, dll). Lingkungan sekolah yang bersih, asri, nyaman, akan membuat daya tarik sendiri bagi siswa untuk mengatakan betah alias kerasan sekolah di sekolah tersebut. Demikian poin-poin penting yang harus diperhatikan cara tepat memilih sekolah untuk anak.

Cara Tepat Memilih Sekolah Untuk Anak – Pilih Sekolah yang Agamis dan Berkarakter
Yang patut digarisbawahi di sini adalah bahwa kita sebagai orangtua harus bijaksana dalam menentukan pilihan sekolah yang terbaik untuk anak. Jadi, tidaklah patut bagi kita untuk memilih sekolah yang kualitasnya bagus, tapi ternyata sangat mengancam aqidah dan akhlak anak kita. Maka dari itu, rambu-rambu ini telah dinyalakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Seperti pernyataan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Prof DR H Mahdini yang menyarankan kepada para orang tua supaya selektif dalam memilih sekolah untuk anak-anaknya, bagi yang beragama Islam, sebaiknya memilih sekolah yang notabene juga Islam. "Akhir-akhir ini, banyak ditawarkan sekolah-sekolah global yang mungkin secara kredibilitas bisa dikatakan berada di atas rata-rata. Namun, yang lebih penting di sini adalah pendidikan agama dan akhlak anak tersebut" kata Mahdini. Menurut Beliau, pendidikan akhlak dan agama adalah sesuatu yang tidak boleh dilupakan apalagi diremehkan hanya karena semata-mata mengejar kesuksesan duniawi.

Perlu diketahui juga, demikian Mahdini, bahwa tidak semua institusi/lembaga pendidikan formal memberi pelajaran tentang akhlak dan agama. "Oleh karena itu, bagi para orang tua penting, bahkan sangat utama agar bijaksana dalam memilih jenjang pendidikan untuk anak-anaknya. Jangan sampai kita salah mengambil tindakan dan menyesal di kemudian hari," katanya. Beliau menambahkan, jangan sampai demi mengejar kecerdasan duniawi, akhlak dan akidahnya menjadi amburadul dan kian surut.

Menurut beliau, hal ini jika terjadi maka akan sangat dikhawatirkan, sehingga peran kita sebagai orang tua sangat dibutuhkan untuk menentukan pilihan jenjang pendidikan bagi anak. Sebaiknya, kata beliau, orang tua dalam memilih pendidikan formal tidak hanya yang berkualitas saja, tetapi juga harus mempunyai pembentukan akhlak yang baik. "Kalau tidak di pondok pesantren, mungkin ada alternative pilihan lain untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasyah Aliyah (MA) atau Madrasyah Tsanawitah (MTs), syukur-syukur bisa dua-duanya, sekolah di MTs dan mondok di ponpes" katanya. Jadi, sekolah di MTs Rifa’iyah Wonokerto merupakan pilihan yang tepat, karena kita bisa juga nyantri di Ponpes Faidlul Qodir. Demikian artikel tentang cara tepat memilih sekolah untuk anak.

Oleh: Admin MTs Rifa'iyah Wonokerto
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website |
Copyright © 2012 - 2013. MTs Rifa'iyah Wonokerto I Ponpes Faidlul Qodir I - All Rights Reserved
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang